Di dalam mitologi jepang wanita terbuat dari rempah-rempah dan gula. Pandanglah senyumnya dgn cinta maka kau kan dapati sensasi hangat dan manis. aku pernah jatuh cinta luar biasa terhadap wanita. sehingga bayangnya seakan melakat. aku kirimkan puisi2 melalui pesan singkat, menggambarkan isi hati yg terpikat. Hidupku dan matiku hanya untukmu iftitah yg seharusnya untuk Tuhan aku sampaikan, Tuhan aku duakan, tanpa sengaja aku dalam kemusyrikan. Kurayu dengan kata-kata indah, malah dia layangkan pukulan pelan yg menimbulkan sensasi menghangatkan tidak menyakitkan. Ku jahili, dia kembungkan pipinya yg chubby, merasa sinis tapi malah terlihat manis. Terhadap takdir kita tak punya kendali, aku ditinggal pergi, ia berpindah hati. harapan ku pupus, tapi aku tak menjadi lupus, tak berakhir di kursi roda aku masih bisa melangkah, mengembangkan senyum yg tidak terpaksa. Masih bisa bahagia. Setiap luka bisa sembuh sebagaimana sayatan belati begitupun luka hati.